Jeli Membedakan Emas Asli dan Palsu: Kenali Tanda Fisiknya Agar Tidak Tertipu
Membeli emas adalah investasi berharga. Sayangnya, banyak oknum tidak bertanggung jawab yang menjual emas palsu. Untuk menghindari penipuan, Anda harus bisa membedakan emas asli dari tiruannya. Mengenali tanda fisik adalah cara paling sederhana yang bisa dilakukan oleh siapa pun.
Tanda fisik pertama adalah dari beratnya. Emas asli memiliki massa jenis yang tinggi. Logam ini terasa lebih berat dari logam biasa dengan ukuran yang sama. Jika emas yang Anda pegang terasa ringan, patut dicurigai. Ini adalah salah satu cara awal untuk membedakan emas asli.
Cara kedua adalah dengan memperhatikan warnanya. Emas asli memiliki kilau khas yang lembut dan tidak terlalu mencolok. Emas palsu biasanya terlihat terlalu berkilau atau memiliki warna yang aneh. Perubahan warna juga bisa menjadi indikasi.
Ketiga, perhatikan stempel atau cap yang tertera pada perhiasan. Emas asli biasanya memiliki stempel kadar karat. Contohnya adalah 24K, 18K, atau 750. Stempel ini adalah jaminan dari produsen. Pastikan stempel terukir dengan rapi.
Keempat, cek daya tarik magnet. Emas asli bukanlah logam magnetis. Jika perhiasan Anda ditarik oleh magnet, kemungkinan besar itu bukan emas asli. Ini adalah tes sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah.
Kelima, lakukan tes gigit. Emas adalah logam yang lunak. Jika Anda menggigitnya, akan ada bekas gigitan yang samar. Namun, hati-hati, karena cara ini bisa merusak perhiasan. Sebaiknya gunakan cara lain untuk membedakan emas asli.
Anda juga bisa melakukan tes gores. Gosokkan emas Anda pada keramik tanpa glasir. Emas asli akan meninggalkan goresan berwarna keemasan. Sementara itu, emas palsu biasanya akan meninggalkan goresan hitam.
Cara-cara ini memang bisa membantu. Namun, cara yang paling akurat adalah dengan membawa emas Anda ke ahli. Membedakan emas asli dengan mata telanjang memang berisiko. Ahli perhiasan memiliki alat yang lebih canggih.
Untuk jaminan lebih, Anda bisa membedakan emas asli di toko emas tepercaya. Toko emas profesional memiliki alat uji seperti XRF. Alat ini dapat mengukur kandungan logam dengan sangat akurat.


