Kalung Cincin dan Anting Elizabeth Taylor: Koleksi Berlian Senilai Ratusan Juta Dolar
Nama Elizabeth Taylor tidak bisa dipisahkan dari dunia perfilman Hollywood, tetapi juga dari kilau permata yang menawan. Ia dikenal sebagai salah satu kolektor perhiasan paling ulung, memiliki koleksi berlian yang tidak hanya bernilai fantastis, tetapi juga memiliki kisah cinta dan sejarah yang mendalam. Dari kalung hingga cincin dan anting, setiap perhiasan di tangan Taylor adalah sebuah mahakarya yang mencerminkan selera dan hasratnya yang tak tertandingi terhadap permata. Koleksi ini menjadi salah satu yang paling berharga di dunia, mencapai nilai ratusan juta dolar dan memikat para kolektor hingga saat ini.
Salah satu berlian paling ikonik dalam koleksi berlian Taylor adalah Krupp Diamond, yang kini dikenal sebagai Taylor-Burton Diamond. Cincin berlian 33,19 karat ini diberikan oleh Richard Burton pada tahun 1968. Berlian ini memiliki kilau yang luar biasa dan seringkali menjadi sorotan di berbagai acara yang dihadiri Taylor. Kisah di balik cincin ini mencerminkan cinta yang penuh gairah dan terkadang rumit antara Taylor dan Burton. Setelah Krupp Diamond, Burton kembali memanjakan Taylor dengan sebuah hadiah yang lebih spektakuler: sebuah berlian berbentuk buah pir seberat 69,42 karat, yang kemudian dikenal sebagai Taylor-Burton Diamond. Berlian ini awalnya dibuat menjadi kalung, yang pernah dikenakan Taylor pada acara Academy Awards pada tahun 1970.
Selain itu, koleksi berlian Taylor juga mencakup perhiasan lain yang tak kalah memukau. Ada La Peregrina, sebuah mutiara bersejarah yang diberikan oleh Burton pada tahun 1969. Mutiara ini memiliki sejarah panjang, pernah dimiliki oleh bangsawan Spanyol, dan menjadi bagian dari mahkota kerajaan. Burton membelinya di lelang dengan harga fantastis dan mengubahnya menjadi kalung yang dihiasi berlian, zamrud, dan mutiara lainnya. Selain La Peregrina, Taylor juga memiliki sepasang anting berlian berbentuk pir dari Bulgari yang sering ia kenakan, menunjukkan kecintaannya pada perhiasan berkualitas tinggi. Menurut laporan dari rumah lelang Christie’s pada 14 Desember 2011, saat koleksi perhiasan Taylor dilelang pasca kematiannya, total penjualan mencapai lebih dari 115 juta dolar AS, menjadikannya lelang perhiasan tunggal paling berharga dalam sejarah.
Kisah-kisah ini menunjukkan bahwa koleksi berlian milik Elizabeth Taylor bukan sekadar perhiasan. Setiap potongan memiliki cerita, mencerminkan momen penting dalam hidupnya, dan menjadi bagian dari warisan budaya yang tak lekang oleh waktu. Ia tidak hanya mengumpulkan permata, tetapi juga mengumpulkan kisah, cinta, dan sejarah di baliknya, menjadikannya salah satu ikon permata terbesar sepanjang masa.


